BANTU PEMULIHAN SUMATERA DENGAN HUNIAN SEMENTARA
Cerita / Kebutuhan Program
Pasca banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengakibatkan rumah hanyut, roboh, dan rusak berat, para penyintas belum kembali pada kondisi semula. Sebagian keluarga belum dapat kembali ke rumah karena bangunan mereka sudah tidak ada atau tidak lagi aman untuk ditempati. Mereka masih bertahan di tempat pengungsian, fasilitas umum, atau menumpang di rumah kerabat sambil menunggu proses pemulihan berlangsung. Sedikitnya 53.396 rumah mengalami kerusakan berat. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan akan tempat tinggal yang aman menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak dalam fase pemulihan pascabencana. Melalui campaign pembangunan hunian sementara, kami berupaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Hunian sementara ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi keluarga untuk beristirahat, menjaga anak-anak, menyimpan barang yang tersisa, dan perlahan menata kembali kehidupan mereka. Bantuan ini akan mendukung: Pembangunan hunian sementara bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal Pengadaan material untuk struktur, lantai, dinding, atap, pintu, dan ventilasi Penyediaan fasilitas dasar untuk mendukung keamanan dan kenyamanan keluarga Penyediaan akses air bersih, MCK, dan sanitasi dasar Proses konstruksi dan monitoring Program ini direncanakan menjangkau keluarga terdampak di beberapa wilayah prioritas. Berdasarkan hasil kajian, sedikitnya 143 unit hunian sementara dibutuhkan untuk membantu keluarga yang rumahnya hanyut, roboh, atau mengalami kerusakan berat. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan bangunan, tetapi juga memberi ruang bagi keluarga untuk kembali beristirahat dengan tenang, melindungi anak-anak, dan membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih bermartabat. Ayo bantu keluarga terdampak memiliki hunian sementara yang aman selama proses pemulihan pascabencana masih berlangsung.